Daftar Juara Liga Indonesia Terbanyak - Cuplikan Gol Liga Inggris, Liga Spanyol, Liga Italia, Champions, Bundesliga, Eropa
Bandar Online Terpercaya

Daftar Juara Liga Indonesia Terbanyak

Daftar Juara Liga Indonesia Terbanyak – Setelah lepas dari sanksi FIFA, Liga Indonesia akhirnya kembali bergulir dengan sebuah nama baru, yakni Liga 1.

Persib Bandung yang merupakan juara bertahan di tahun 2014, kemudian membuat sebuah gebrakan baru dengan mendatangkan Michael Essien (eks Chelsea) untuk menjaga peluang mereka mempertahankan gelar.

Seolah tersengat, PSSI pun menerapkan sebuah kebijakan baru, dimana semua klub Liga 1 diperbolehkan mendatangkan pemain kelas dunia (marquee player).

Lalu, muncul sebuah pertanyaan sederhana ketika kebijakan marquee player dibuat, yakni apakah pemain kelas dunia itu mampu membantu klubnya untuk menjadi juara?

Sejarah Liga Indonesia

Berdasarkan data yang kami ambil dari Wikipedia, kompetisi sepakbola Indonesia dimulai pada tahun 1931 (Perserikatan). Dan di Era Perserikatan itu, kompetisi berjalan hingga tahun 1994 sebelum akhirnya dilebur menjadi satu bersama Galatama.

Kompetisi Era Perserikatan (amatir) berjalan dari tahun 1931 hingga 1994, adapun Era Galatama (semi profesional) berjalan dari tahun 1979 hingga 1994.

Juara perdana saat kompetisi Perserikatan dimulai adalah VIJ Jakarta yang merupakan cikal bakal Persija Jakarta dan juara penutup adalah Persib Bandung. Adapun di Era Galatama, sang juara perdana adalah Warna Agung dan sang juara penutup adalah Pelita Jaya.

Kini, setelah kompetisi dilebur menjadi nama Liga Indonesia, siapakah yang paling banyak mengoleksi gelar juara?

Daftar Juara Liga Indonesia Terbanyak tak datang dari tanah Jawa, Sumatera ataupun Sulawesi. Pemilik juara Liga Indonesia terbanyak ternyata dipegang oleh Persipura Jayapura. Cukup mengejutkan memang, namun itulah kenyataannya dimana Mutiara Hitam (Julukan Persipura) memang memiliki talenta-talenta yang luar biasa.

Dan dibawah ini adalah Daftar Juara Liga Indonesia Terbanyak :

1994/1995 – Persib Bandung

1995/1996 – Bandung Raya

1996/1997 – Persebaya Surabaya

1998/1999 – PSIS Semarang

1999/2000 – PSM Makassar

2001 – Persija Jakarta

2002 – Petrokimia Putra

2003 – Persik Kediri

2004 – Persebaya Surabaya

2005 – Persipura Jayapura

2006 – Persik Kediri

2007 – Sriwijaya FC

2008/2009 – Persipura Jayapura

2009/2010 – Arema Indonesia

2010/2011 – Persipura Jayapura

2011/2012 – Semen Padang

2012/2013 – Persipura Jayapura

2014 – Persib Bandung

Dari daftar diatas, kita bisa melihat urutan klub yang paling banyak memenangi Liga Indonesia :

1. Persipura Jayapura – 4 kali

2. Persib Bandung, Persebaya Surabaya, Persik Kediri – 2 kali

3. Bandung Raya, PSIS Semarang, PSM Makassar, Persija Jakarta, Petrokimia Gresik, Sriwijaya FC, Arema Indonesia, Semen Padang – 1 kali.

Untuk kompetisi musim 2017 ini, pastinya sangat ditunggu siapa yang akan keluar sebagai juara. Jika kita melihat papan klasemen sementara, PSM Makassar amat sangat berpeluang meraih gelar juara dan menambah perolehan gelarnya menjadi 2.

Saat ini, skuad Ayam Jantan Dari Timur masih memimpin klasemen dengan raihan 23 poin dari sebelas laga dan unggul selisih satu poin dari Madura United yang membuntuti di posisi kedua.

Marquee Player

peter odemwingie

Peter Odemwingie

Sekarang kita semua sudah mengetahui Daftar Juara Liga Indonesia Terbanyak dipegang oleh Persipura Jayapura. Selanjutnya, mari kita membahas marquee player terkait andilnya terhadap klub.

Hingga pekan ke-11 Liga 1 bergulir, menurut catatan cuplikangol.com hanya ada dua nama marquee player yang permainannya sangat mentereng. Kedua pemain tersebut adalah Willem Jan Pluim (PSM Makassar) dan Peter Odemwingie (Madura United).

Saat ini, Odemwingie sudah mencetak 9 gol dan membantu Laskar Sape Kerrab bercokol diurutan kedua. Adapun Pluim, meski tak mencetak gol kontribusinya amat sangat vital di lini tengah PSM. Pemain asal Belanda itu selalu menjadi motor serangan dan kerap berkontribusi atas gol-gol penting PSM Makassar.

Dari performa kedua pemain diatas, kita bisa menyimpulkan jika marquee player mampu membawa timnya berada di jalur juara dengan syarat, yakni sang pemain klop dengan para pemain lain dan bermain penuh totalitas.

Lantas, apakah marquee player dari tim lain tidak bermain seperti Peter Odemwingie dan Willem Jan Pluim?

Jawabannya tentu tidak, karena mereka sudah berusaha semaksimal mungkin dan berusaha menampilkan permainan terbaiknya. Hanya saja adaptasi masih dibutuhkan, karena gaya main mereka sebelumnya berbeda dengan Indonesia.

Demikianlah pembahasan ringkas yang bisa disampaikan pada kesempatan kali ini, semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita tentang sepakbola Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *