Klub Sepakbola Termiskin Di Dunia : Kalloni FC - Cuplikan Gol Liga Inggris, Liga Spanyol, Liga Italia, Champions, Bundesliga, Eropa
Bandar Online Terpercaya

Klub Sepakbola Termiskin Di Dunia : Kalloni FC

Klub sepakbola termiskin di dunia : Kalloni FC – Menjadi pemain sepakbola dunia dengan gaji yang besar serta kekayaan yang melimpah memang bukan sebuah rahasia umum lagi. Banyak pemain sepakbola kelas dunia yang mencatatkan dirinya sebagai pemain olahraga terkaya di dunia.

Semakin besar klub yang menaungi semakin besar pula gaji pemain yang dibayarkan. Sayangnya tidak semua klub bola mempunyai kemampuan finansial yang besar. Akhir-akhir ini tersiar kabar mengenai klub sepakbola termiskin di dunia : Kalloni FC yang menunggak gaji pemainnya hingga berbulan-bulan.

 Klub Sepakbola Termiskin Di Dunia, Kalloni FC

Salah satu nasib buruk menimpa pemain yang merumput di klub sepakbola termiskin di dunia : Kalloni FC. Lioyd Weston pemain yang bernaung di bawah Kalloni FC pada awal dia bergabung mendapat uang sebesar 3.000 Euro.

Nominal tersebut cukup besar walaupun tidak sebesar gaji klub sepakbola lainnya. Weston pun sempat diiming-imingi akan mendapat rumah mewah dan mobil sport yang membuat dia tetap bertahan di klub tersebut.

Janji klub sepakbola termiskin di dunia : Kalloni FC kepada Weston ternyata hanya isapan jempol belaka. Sampai saat ini rumah mewah dan mobil sport yang dijanjikan tidak kunjung diberi bahkan kenyataannya klub ini menunggak gaji Weston selama berbulan-bulan. Nasib yang sama juga dialami pemain lain yang merumput di klub sepakbola Kalloni FC.

Selama kontrak dua tahun yang ia jalani bersama klub sepakbola termiskin di dunia : Kalloni FC, Weston hanya mendapatkan gaji sebesar Rp 250 Euro per minggu.

Dengan gaji yang tidak terlalu besar tersebut, paling tidak Weston bisa menggunakannya untuk membayar tagihan utang. Itulah sebabnya hingga beberapa tahun Weston tetap bertahan di Kalloni FC.

Ada pula klub sepakbola kelas dunia Parma. Klub yang pernah berjaya di tahun 1991 sampai 2002 di liga Italia ini mengalami kebangkrutan akibat tidak mendapatkan sponsor.

Klub Sepakbola Termiskin Di Dunia, parma

Karena tidak memiliki dana yang besar akhirnya Parma mau tidak mau melepaskan banyak pemain bintangnya begitu saja karena tidak mampu membayar gaji pemain.

Nasib pemain sepakbola yang menunggak gajinya selama berbulan-bulan tidak hanya dialami oleh pemain bola kelas dunia. Di Indonesia pun banyak klub sepakbola yang terpaksa menunggak gaji pemainnya karena kekurangan dana dan sponsor. Hal ini tidak hanya dialami oleh klub kecil saja, klub sepakbola yang besar dan sudah terkenal pun bisa mengalami kondisi seperti ini.

Gaji pemain sepakbola memang sangat bergantung pada kemenangan pertandingan sepakbola yang mereka mainkan. Setiap kali memenangkan pertandingan setiap pemain akan mendapatkan bonus yang besarnya bergantung pada kebijaksanaan klub. Semakin sering klub sepakbola tersebut memenangkan pertandingan, maka semakin banyak pula sponsor yang mendekat ke arah mereka.

Peran sponsor sangat mempengaruhi keuangan sebuah klub sepakbola. Klub yang mendapat banyak sponsor mampu menggaji pemainnya dengan jumlah yang lumayan besar.

Klub yang memiliki finansial yang besar tidak hanya mempunyai kemampuan menggaji dalam jumlah besar melainkan juga bisa membeli beberapa pemain sepakbola terbaik incaran mereka.

Bursa jual beli pemain menjadi salah satu musim yang ditunggu baik oleh pemain bola maupun klub sepakbola. Pemain yang sedang naik daun dan menjadi incaran banyak klub bola bisa memasang harga tertinggi bagi klub bola yang ingin membelinya. Pemain tersebut bisa memilih klub bola yang dia inginkan.

Klub sepakbola yang mempunyai dana yang cukup besar akan mencari pemain terbaik yang bisa memperkuat klubnya. Oleh karena itu mereka rela mengeluarkan uang dengan nominal yang besar agar dapat membeli pemain terbaik yang menjadi incarannya. Klub sepakbola  yang sehat akan mampu menggaji pemainnya sesuai dengan nominal yang tertera pada kontrak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *